Cari di Bungur Center blog

Link yang disarankan

Tampilkan postingan dengan label iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iptek. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Januari 2014

KUMPULAN FUNGSI KOMBINASI TOMBOL KEYBOARD


NAMA KOMBINASI TOMBOL
FUNGSI
1. CTRL+C

(Copy)
2. CTRL+X
(Cut)

3. CTRL+V

(Paste)
4. CTRL+Z

(Undo)
5. DELETE
(Delete)
SHIFT+DELETE

(menghapus permanen)


Tersedia 100 jenis kombinasi tombol keyboard Windows, untuk lebih lengkapnya klik :

format file : docx

















Sabtu, 25 Januari 2014

Heboh, Seorang Pria Jerman Mengandung dan Melahirkan

Mungkinkah ini pertanda akhir zaman ? Berkat kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan saat ini membuat seorang pria asal jerman mengandung janin dan melahirkan layaknya seorang wanita normal.


Mengutip laman Daily Mail, pria yang tak diketahui identitasnya itu melahirkan seorang bayi laki-laki 18 Maret lalu. Ia bahkan tak perlu operasi. Proses persalinannya dibantu seorang bidan dan hanya dilakukan di rumahnya, distrik Neukoellin, Berlin.

Ia sengaja tak memilih melahirkan di rumah sakit karena tak ingin tercatat sebagai ibu. Dalam akte kelahiran anaknya pun, pria itu ingin ditampilkan sebagai ayah. Permintaan itu diluluskan karena pertimbangan psikologis anak di kemudian hari.

Lalu apa yang membuat pria tersebut bisa melahirkan ?

Rupanya, ia adalah seorang transgender. Pria itu sejatinya lahir sebagai wanita, lengkap dengan semua organnya. Ia kemudian memutuskan berganti kelamin saat dewasa. Namun, ia tak ingin organ reproduksinya dihilangkan.

Sebagai gantinya, ia menggunakan terapi hormon selama bertahun-tahun.

Terapi hormon itulah yang membuatnya tubuhnya bisa ditumbuhi jenggot. Karena ingin tetap memiliki anak, pria itu mengikuti program donor sperma. Namun, informasi detail tentang itu sengaja ia rahasiakan untuk melindungi anaknya dari sorotan yang berlebihan.

Kasus ini terjadi menyusul putusan Mahkamah Agung Jerman tahun 2011 soal pengakuan hukum sipil yang berkaitan dengan gender. Putusan itu menyebutkan, seorang transgender tak perlu menghilangkan organ reproduksinya untuk diakui hak-hak sipilnya.

“Jika seorang wanita ingin hidup sebagai pria dan mengambil hormon untuk menumbuhkan jenggot, asal memiliki rahim dan ovarium ia masih mungkin untuk hamil,” kata Dr Tobias Pottek dari Asklepios West Hospital di Hamburg.

Falko Liecke, seorang anggota dewan konservatif di distrik tempat bayi itu dilahirkan menuturkan, ia belum pernah melihat kasus serupa di Jerman. Bisa dibilang, ini memang merupakan pertama kalinya di Eropa, seorang pria transgender bisa melahirkan anak.

Sebelumnya, di Amerika Serikat ada Thomas Beatie, pria transgender yang sudah melahirkan tiga anak

(sumber : vivanews.com )

Belanja on-line dan bekerja bergaya mobile belum berarti ramah lingkungan 100%.

Berbarengan dengan semakin tingginya penggunaan Internet dari tahun ke tahun diseantero jagat memasuki dekade awal pertama abad Millennium Baru abad ke-21 terkuak fakta betapa aktivitas Internet on-line ini pun sesunqquhnya tidak sepenuhnya bersifat “green” : ramah lingkungan ; berhubung terdapat sejumlah gambaran potensi meningkatkan cemaran gas rumah kaca. 
Apabila menyimak riset kajian institusi Gartner (tahun 2007) mengungkap bahwa industri TI global berdampak menimbulkan gas rumah kaca : 2% , bahkan apabila seseoranq peselancar Internet tengah melaksanakan aktivitas pencarian informasi menelusuri pencarian dengan mengakses Google pun menyumbang cemaran sekitar 20 miligram ke atmosfir. 

Sementara sekarang terdapat opini yang berkembang bahwa aktivitas belanja on-line dan berkantor gaya mobile yang sementara oleh banyak kalangan pengguna komputer diyakini termasuk gaya yang berorientasi “green life-style” atau ramah lingkungan pun ternyata dalam temuan riset terkini sajian penelitian Professor Phil Blythe, kepala institusi riset IET : Transport Policy Panel and Professor of Intelligent Transport Systems Newcastle University, Inggris perlu dikoreksi kembali kebenarannya. 

Hasil temuan Prof. Phil Blythe dkk. mengungkap bahwa jika pun terdapat penghematan energi yang berhasil didapat dari aktivitas belanja on-line sesungguhnya besaran nilainya hanyasemenjana belaka atau kurang signifikan; demikian yang disimpulkannya berdasar kajian dampak aktivitas “rebound” dari istilah dalam bidang kajian transportasi. 

Adapun persyaratan yang mesti dipenuhi agar aktivitas berbelanja on-line dapat bernilai ramah lingkungan menurut Professor Phil Blythe, maka seorang pengguna Internet hendaknya memperhatikan bahwa; sebaiknya pada saat melaksanakan aktivitas belanja hendaknya melakukan setidaknya pembelian 25 belanjaan, jarak antara rumah dengan lokasi toko tempat pembelanjaan setidaknya 50 km, dan memenuhi faktor 3,5 kali besaran “traditional shopping trips”. 

Sedangkan mengenai aktivitas bekerja dari rumah bergaya mobile diungkapkan ternyata dapat meningkatkan peningkatan penggunaan energi rumah tangga hingga setinggi 30%, dan hal ini pun berkecenderungan pula untuk membuat orang untuk semakin jauh lagi dalam memilih tempat tinggal dari tempatnya bekerja; oleh karenanya hal demikian ini pun berdampak berikut yang bersifat buruk dalam hal meningkatnya penggunaan energi serta besaran tingkat polusi yang diakibatkan berkendaraan.