Cari di Bungur Center blog

Link yang disarankan

Tampilkan postingan dengan label wirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wirausaha. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Januari 2014

Belajar Sukses Menjadi Seorang Entrepreneur

Tak bisa dipungkiri bila meniti karir di dunia usaha membutuhkan perjuangan dan ketekunan yang cukup besar. Sukses tidaknya karir seorang entrepreneur bahkan ditentukan langsung dari besar kecilnya usaha yang mereka jalankan. Semakin besar langkah usaha yang mereka jalankan, maka semakin besar pula peluang mereka untuk mendapatkan kesuksesan. Dan begitu juga sebaliknya, bila seorang entrepreneur cenderung pasif dan mudah menyerah dengan berbagai masalah perusahaan, maka bisa dipastikan bila karirnya tidak bisa berkembang dan bisnisnya pun akan tenggelam di tengah ketatnya persaingan pasar.

Karenanya, agar karir Anda di dunia usaha semakin meningkat tajam. Berikut kami informasikan beberapa tips belajar sukses menjadi seorang entrepreneur yang bisa Anda terapkan.

Segera penuhi target bisnis Anda. Mulailah segera bertindak dan penuhi target-target yang telah Anda tentukan. Dengan membiasakan diri untuk selalu disiplin dalam memenuhi target kerja, maka semua tugas Anda bisa terselesaikan dengan tuntas dan jalan Anda untuk menuju puncak kesuksesan semakin terbuka lebar. Semakin cepat Anda menyelesaikan target-target kecil, maka semakin cepat pula bisnis Anda mencapai puncak kesuksesannya.

Prioritaskan hal yang penting. Untuk bisa mencapai kesuksesan bisnis Anda, tetaplah fokus pada tujuan utama yang ingin diraih dan prioritaskan pikiran serta tenaga Anda pada hal-hal yang bersifat penting. Sebisa mungkin kurangi beberapa kegiatan yang berprioritas rendah, karena hal tersebut hanya akan merusak fokus Anda dan mengurangi kualitas output yang dihasilkan.strategi bisnis 200×133 Belajar Sukses Menjadi Seorang Entrepreneur

Optimis dalam meraih sukses bisnis. Dengan berbekal optimisme yang cukup tinggi, seorang pelaku usaha bisa mendapatkan hasil kerja melebihi dari apa yang mereka targetkan. Untuk itu, karakter optimis harus tertanam dalam diri setiap entrepreneur guna menguatkan langkah mereka dalam meraih sukses usaha.

Berusaha menjadi entrepreneur yang expert. Ketika merintis sebuah usaha, belajarlah menjadi seorang yang ahli di bidang usaha yang Anda tekuni. Sebab, semakin tinggi keahlian yang Anda miliki, maka semakin besar pula peluang Anda untuk memuaskan para pelanggan dan menutup pintu bagi para pesaing untuk mengikuti jejak kesuksesan bisnis Anda.

Jadilah solusi bagi permasalahan para konsumen. Kodrat pelaku usaha yaitu memenuhi kebutuhan konsumen dan menjadi solusi terbaik bagi permasalahan yang mereka hadapi. Ketika solusi yang kita berikan bisa menyelesaikan permasalahan para konsumen, maka mereka pun tidak segan-segan untuk semakin loyal dengan produk atau jasa yang kita tawarkan. Karenanya, jadikan bisnis Anda sebagai solusi terbaik bagi konsumen dan pastikan pintu kesuksesan semakin terbuka lebar setiap harinya.

Menjadi Seorang Enterpreneur


Kata entrepreneur dan entrepreneurship, menurut Holt (1992), berasal dari bahasa Prancis yakni dari entreprendre.The Concise Oxford French Dictionary (1980) mengartikan entreprendre sebagai to undertake (menjalankan, melakukan, berusaha), to set about (memulai), to begin (memulai); to attempt (mencoba, berusaha). Dalam bahasa Jerman menggunakan kata unternerhmer yang diturunkan dari kata kerja unternehmen yang berarti sama denganarti entrepreneur (Sukardi, 1991). Dalam bahasa Indonesia Kata “wirausaha” merupakan gabungan kata wira (gagah berani,perkasa) dan usaha. Jadi, wirausaha berarti orang yang gagah berani atau perkasa dalam usaha.
Konsep entrepreneurship (kewirausahaan) memiliki arti yang luas. Salah satunya, entrepreneur adalah seseorang yang memiliki kecakapan tinggi dalam melakukan perubahan, memiliki karakteristik yang hanya ditemukan sangat sedikit dalam sebuah populasi. Definisi lainnya adalah seseorang yang ingin bekerja untuk dirinya. entrepreneur bukan berarti pedagang. Namun, mereka yang punya semangat untuk kreatif, inovatif, berani mengambil risiko, serta mampu mengubah ”sampah” menjadi ”emas”. Adam Smith, yang kita kenal sebagai bapak ekonomi. Dalam pandangannya wirausaha berarti orang yang mampu bereaksi terhadap perubahan ekonomi, lalu menjadi agen ekonomi yang mengubah permintaan menjadi produksi.
Enam sifat entrepreneurship (research methodology workshop, 1977), sebagai berikut :
(1) Percaya diri (yakin, optimis, kemandirian dan kepemimpinan). (2) Originalitas (kreatif, inovatif dan inisiatif atau proaktif. (3) Berorientasi manusia (suka bergaul, comunity knowledge,berkomitmen dan responsif). (4) Berorientasi hasil kerja (Ingin berprestasi, tekun, teguh, kualitas Berorientasi keuntungan dan penuh semangat). (5) Berorientasi masa depan (pandangan ke depan dan pandai menebak peluang atau potensi dan mampu melihat pasar). (6) Berani mengambil resiko (suka tantangan dan perhitungan situasi)


Ciri Seorang Entrepreneur


  1. Seorang #entrepreneur punya sifat narsis dan tak malu tunjukkan tindakannya yang 'beda', terutama dalam memulai bisnis.
  2. Seorang #entrepreneur mampu menjaring pertemanan sosial dengan baik, karena bisnis tak akan mudah tanpa kerjasama pihak/teman lain.
  3. Seorang #entrepreneur itu tak kenal tanggal merah karena tiap hari selalu berpikir langkah selanjutnya. Liburnya? ya suka-suka dia
  4. Beda dengan karyawan biasa, #entrepreneur itu selalu semangat kerja walau sampai tengah malam karena ide harus segera terlaksana.
  5. Motivasi para #entrepreneur itu bukan uang tapi sesuatu yang lebih memuaskan passion mereka saat bekerja.
  6. Seorang #entrepreneur punya jiwa pemimpin, suka membereskan segalanya sesuai hasil keinginannya.
  7. Seorang #entrepreneur cenderung membuat dibanding membelinya dari orang lain, kebiasaan membeli melemahkan jiwa kreatifnya.
  8. Seorang #entrepreneur itu pemberani. Berani resign dari karyawan dan mulai buka usaha sendiri. Kalau kata om @nukman berani "bakar kapal"
  9. Seorang #entrepreneur itu tahu gimana cara membuat orang lain berkata 'WOW' terhadap perilaku, ide dan cara berbicaranya.
  10. Seorang #entrepreneur itu bisa mewujudkan ide/rencana yang ada di otaknya. Bukan cuma 'ngomong doang' atau 'tweet only'
  11. Seorang #entrepreneur itu tak pernah menyerah pada keadaan, apalagi menghindar dari tanggung jawab.
  12. Seorang #entrepreneur tak butuh kata-kata motivasi dari orang lain, karena dia selalu termotivasi! self-motivated.
  13. Seseorang yg punya mobil mewah, rumah megah, istri dua, anak lima, kerja jadi pegawai. Dia bukan seorang #entrepreneur
  14. Pria beristri satu, belum punya anak, merintis bisnis jasa omset 2 juta perbulan. Ini baru seorang #entrepreneur
  15. Seorang #entrepreneur itu tak pernah galau di twitter. Apalagi sampai update status bahasa 4L4y
  16. Seorang #entrepreneur itu adalah sang tangan kanan dan berpikir otak kanan. Apa itu maksudnya? tolong dijelaskan mas @ipphoright
  17. Kalau #entrepreneur jualan di Bukalapak, sudah pasti dia adalah #GoodSeller dan #SmartBuyer
  18. Seorang #entrepreneur mengutamakan konsumen dengan meningkatkan kualitas pelayanan & produknya.
  19. Seorang #entrepreneur itu tak mesti punya gelar tinggi tapi mesti pintar. 

Rabu, 22 Januari 2014

Informasi Kerja ke Korea

HATI-HATI dengan Dana ANDA 
Jika PROSES belajar bahasa Korea sampai dengan TERBANG ke Korea menghabiskan dana :

Rp. 40.000.000.- (Pembodohan)
Rp.35.000.000.- (Pembodohan)
Rp.30.000.000.- (Pembodohan)
Rp.25.000.000.- (Pembodohan)
Rp.20.000.000.- (Biaya tertinggi OK plus uang SAKU)
RP.15.000.000.- Biaya sgt Ekonomis yang anda bisa keluarkan.

ITU ADALAH PENIPUAN dan PEMBODOHAN TERHADAP ANDA semua.
Hati-hati dengan data DOKUMENT Anda jangan sampai dipegang oleh orang2 yang tidak AMANAH ( Paspor Asli sertifikat ASLI dan ijasah ASLI) disaat anda TERBANG akan mengalami kesulitan jika Dokument ini diserahkan kepada Orang lain...

YOBOSEYO JAKARTA Call Center : 0812 8080 314

ESTIMASI BIAYA PEMBERANGKATAN KE KOREA JIKA ANDA LULUS UJIAN BAHASA KOREA

Hanya dengan persiapan LULUS UJIAN anda bisa terbang dan bekerja di Korea' Rincian biaya sbb :

1. Pembuatan Paspor Rp.300.000 didaerah masing- masing urus sendiri dan Medical Rp.500.000..-
2. JIKA LULUS : Proses Pembuatan surat-surat & Dokument lainnya diurus sendiri di daerah masing-masing – Rp.500.000.-
3. JIKA TERBANG : Biaya Prelliminary Pemberangkatan keKorea Tiket dan Asuransi mendapat subsidi pinjaman dari YOBOSEYO JAKARTA
4.
YOBOSEYO JAKARTA MEMBERIKAN FASILATAS Bantuan DANA TANPA BUNGA SEBESAR Rp. 8.000.000 Untuk Biaya PRELIMINARY' BIAYA TIKET PENERBANGAN KE KOREA DAN ASURANSI TANPA BUNGA. SYARAT UTAMANYA adalah TERDAFTAR SEBAGAI SISWA YOBOSEYO JAKARTA DIMULAI ANGKATAN 2014 .-

Catatan :
Proses belajar sampai terbang semua di bantu dan dipantau lsng oleh YOBOSEYO JAKARTA .
Biaya pendidikan Bahasa Korea (syarat utama untuk bisa bekerja di Korea) Rp.3.000.000.- sdh termasuk semua fasilitas tempat tinggal Untuk siswa luar Kota.

****************************************************
KELAS BARU DI BUKA 06 Januari 2014

Biaya KURSUS Rp. 2.900.000.- (Bisa dicicil)
Sudah termasuk t4 tinggal dan buku..
Belajar 1 bulan 20 hari dari senin sampai sabtu jam 8 pagi s/d 5 sore
Kelas pemantapan (try out – bedah soal ) selama dua minggu menjelang ujian.
Biaya pendaftaran Rp.100.000.-

Alamat YOBOSEYO JAKARTA
BEKASI Jatibening Wisma Anrretta
Jln.Jatbening Raya No. 53 dpn ALVA MIDI (AL) .
Telp : 0812 – 8080 -314 021.7020-9004 021.68.750-750.

YOBOSEYO JAKARTA Call Center : 0812 8080 314

Peryaratan kursus : Copy KTP 2 Lembar. Copy Ijasah terahir Min SMP (ijasah paket “B” bisa juga digunakan untuk persyaratan pendaftaran ujian dan PROSES ke Korea : 2 Lembar dan Foto ukuran 3X4 latar Putih 10 Lembar. KK Kartu Keluarga KK 2L. PRIA/WANITA Usia min 18 thn dan Max 38thn. (disediakan tmpat tinggal GRATIS bagi siswa dari luar kota.

Informasi lebih lanjut hubungi akun nomor di atas atau klik FACEBOOK.

Minggu, 30 Oktober 2011

Kewirausahaan menurut para ahli

Kewirausahaan pertama kali muncul pada abad 18 diawali dengan penemuan-penemuan baru seperti mesin uap, mesin pemintal, dll. Tujuan utama mereka adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas. Keuntungan dan kekayaan bukan tujuan utama.
Secara sederhana arti wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan Berjiwa berani mengambil resiko artinya bermental mandiri dan berani memulai usaha, tanpa diliputi rasa takut atau cemas sekalipun dalam kondisi tidak pasti. (Kasmir, 2007 : 18).
Pengertian kewirausahaan relatif berbeda-beda antar para ahli/sumber acuan dengan titik berat perhatian atau penekanan yang berbeda-beda, diantaranya adalah penciptaan organisasi baru (Gartner, 1988), menjalankan kombinasi (kegiatan) yang baru (Schumpeter, 1934), ekplorasi berbagai peluang (Kirzner, 1973), menghadapi ketidakpastian (Knight, 1921), dan mendapatkan secara bersama faktor-faktor produksi (Say, 1803). Beberapa definisi tentang kewirausahaan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:
Richard Cantillon (1775)
Kewirausahaan didefinisikan sebagai bekerja sendiri (self-employment). Seorang wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang menghadapi resiko atau ketidakpastian
Jean Baptista Say (1816)
Seorang wirausahawan adalah agen yang menyatukan berbagai alat-alat produksi dan menemukan nilai dari produksinya.
Frank Knight (1921)
Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang worausahawan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan pengawasan
Joseph Schumpeter (1934)
Wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan perubahanperubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru. Kombinasi baru tersebut bisa dalam bentuk (1) memperkenalkan produk baru atau dengan kualitas baru, (2) memperkenalkan metoda produksi baru, (3) membuka pasar yang baru (new market), (4) Memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau komponen baru, atau (5) menjalankan organisasi baru pada suatu industri. Schumpeter mengkaitkan wirausaha dengan konsep inovasi yang diterapkan dalam konteks bisnis serta mengkaitkannya dengan kombinasi sumber daya.
Penrose (1963)
Kegiatan kewirausahaan mencakup indentifikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.
Harvey Leibenstein (1968, 1979)
Kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.
Israel Kirzner (1979)
Wirausahawan mengenali dan bertindak terhadap peluang pasar.
Entrepreneurship Center at Miami University of Ohio
Kewirausahaan sebagai proses mengidentifikasi, mengembangkaan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasila akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi resiko atau ketidakpastian.
Peter F. Drucker
Kewirausahaan merupakan kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Pengertian ini mengandung maksud bahwa seorang wirausahan adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, berbeda dari yang lain. Atau mampu menciptakan sesuatu yang berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya.
Zimmerer
Kewirausahaan sebagai suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (usaha).

Jumat, 28 Oktober 2011

Jiwa Wirausaha

Kini kewirausahaan terus diwacanakan dan digalakkan. Bahkan, mata kuliah kewirausahaan mulai diwajibkan dan diprogramkan Direktoral Jenderal Perguruan Tinggi Depdiknas untuk diajarkan di perguruan tinggi pada setiap jurusan/program studi. Adanya berbagai upaya membangun jiwa kewirausahaan tentu layaklah diapresiasi. Diakui atau tidak, jiwa kewirausahaan masyarakat Indonesia masih belum begitu menggembirakan. Paradigma dan kecenderungan bahwa bekerja harus menjadi pegawai diakui relatif kuat tertanam di benak masyarakat.

Padahal, sebagaimana dikatakan Siti Maisaroh, S.E, M.Pd, Jum’at (16/9), bekerja itu tak harus menjadi pegawai. Dosen Universitas PGRI Yogyakarta itu mengatakan tak semua orang berani untuk terjun berwirausaha bisa dikarenakan takut mengambil risiko. Di sisi lain, ada pula orang tak mau dan malas berwirausaha karena gengsi atau prestise. Dibandingkan dengan Amerika Serikat malah orang yang berwirausaha di Indonesia masih terbilang sedikit. Data menunjukkan bahwa di Amerika Serikat ada sekitar 70% orang berwirausaha.

Untuk dapat berwirausaha dan meraih keberhasilan, setiap orang memang dituntut tidak main-main. Modal intelektual, modal sosial dan moral, modal mental, dan modal material diperlukan dalam berwirausaha. Namun, Siti Maisaroh, S.E, M.Pd mengatakan bahwa berwirausaha tak selalu harus memiliki modal material. Tanpa modal material berupa uang, orang bisa juga berwirausaha. Perencanaan dan strategi yang tepat dan matang pastinya diperlukan. Orang yang berwirausaha juga harus kreatif dan inovatif. Tak kalah penting, kecerdasan membaca dan menciptakan peluang menjadi niscaya. Berwirausaha itu bisa dipelajari dan dilatih.


Wallahu a’lam.


Jumat, 01 Oktober 2010

Asal mula Bungur Center

Pada mulanya, usaha ini dimulai pada bulan April 2010 dengan nama Bungur Computer & Copy Center (BC3). Bungur diambil dari nama tempat atau lokasi operasional usaha, sedangkan Computer & Copy Center diambil dari jenis usaha yang dijalankan yaitu fotocopy dan rental komputer. Pada perkembangannya, usaha ini tidak hanya menyediakan jasa fotocopy dan rental komputer saja, tetapi berkembang dan menyediakan berbagai macam barang dagangan yang menjadi kebutuhan masyarakat sekitar seperti pupuk, barang kelontongan, alat listrik, alat tulis, stiker, akesoris, dan lain-lain.


Akhirnya kami memutuskan, karena usaha kami tidak hanya bergerak dalam jasa fotocopy dan rental komputer saja, maka kami mengganti nama Bungur Computer & Copy Center (BC3) menjadi Bungur Center (BC). Nama yang lebih singkat namun mewakili dan mencakup semua bagian dari usaha yang kami jalankan.



Bungur Center (BC)Jl. Kiyai Panjirasa - Bungur, Bojonggedang.

Kec. Rancah Kab. Ciamis 46387

Menyediakan : berbagai macam barang kelontongan, sembako, pupuk, alat tulis, alat listrik, aksesoris, Pulsa Elektrik, Pulsa (Token) Listrik, Kartu Perdana, dll.



Melayani : Fotocopy, Jasa Pengetikan, Edit Foto, Edit Video, Cetak Foto, Foto Kilat, Scan, Penjilidan, Print, Internet, Rental Komputer, Rental Playstation2, Hardisk Playstation2, Cetak Kartu Undangan/Uleman, Installasi Software & Game komputer, dll.



Tidak lupa, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada semua pelanggan setia dan masyarakat sekitar yang selalu melakukan transaksi dan berbelanja di Bungur Center. Semoga Bungur Center akan menjadi lebih baik di masa yang akan datang sehingga dapat melayani dan menyediakan kebutuhan masyarakat sekitar dengan lebih baik juga. Amiiiiin.