Cari di Bungur Center blog

Link yang disarankan

Tampilkan postingan dengan label Tugas SMP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas SMP. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Oktober 2014

Lirik Lagu Daerah : Indung-indung



Indung Indung
Cipt. Ilin Sumantri

Indung Indung Kepala Lindung
Hujan Di Udik Di Sini Mendung
Anak Siapa Pakai Kerudung
Mata Melirik Kaki Kesandung

La Haula Wala Kuwwatta
Mata Melihat Seperti Buta
Tiada Daya Tiada Upaya
Melainkan Tuhan Yang Maha Esa

Aduh Aduh Siti Aishah
Mandi Di Kali Rambutnya Basah
Tidak Sembahyang Tidak Puasa
Di Dalam Kubur Mendapat Siksa

Duduk Goyang Di Kusi Goyang
Beduk Subuh Hampir Siang
Bangunkan Ibu Suruh Sembahyang
Jadilah Anak Yang Tersayang
 Download MP3 Indung - indung, silahkan klik link dibawah

Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang sangat sulit dihasilkan kembali setelah digunakan. Sumber daya alam jenis ini misalnya minyak bumi, gas alam, dan barang-barang tambang lainnya. Sumber daya alam jenis ini akan habis apabila dipakai terus menerus. 

Sumber daya alam ini jumlahnya sangat terbatas. Manusia tidak dapat memperbanyak lagi. Barang tambang tidak dapat diperbarui sehingga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Contoh kelompok sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui misalnya :
1)    Mineral.
2)    Minyak bumi & gas alam.
3)    Batubara.

A)  MINERAL

Mineral adalah unsur atau senyawa anorganik yang terjadi secara alami dengan struktur internal karakteristik ditentukan oleh susunan atom-atom atau ion-ion yang teratur didalamnya. Mineral-mineral bermanfaat karena sifatnya, berikut ini akan disajikan berbagai jenis mineral dan kegunaanya.
1.    Mineral-mineral dengan kilapan non-logam dan berwarna muda :

a)  Talk, digunakan untuk bedak talk.
b)  Gibsum, digunakan untuk menghasilkan dempul kering, dinding kering pada kontruksi bangunan, dan seni pahat.
c)  Halit, digunakan sebagai garam halus.
d)  Kaolinit, digunakan pada pembuatan keramik.
e)  Muskovit, digunakan untuk isolator peralatan listrik.
f)   Belerang, digunakan pada produksi asam belerang, vulkanisasi karet, obat-obatan.
g)  Kalsit, digunakan dalam peralatan optis.
h)  Fluorit, digunakan dalam peralatan optis.
i)    Dolomit, digunakan dalam beton, semen, dan kapur.
j)    Fledspar, merupakan mineral membentuk batuan.
k)  Kuarsa, digunakan dalam peralatn optis, kerajinan kaca, jam, radio, peralatan elektronik, berbagai permata.
 2.    Mineral-mineral dengan kilapan logam dan berwarna muda :

a)  Grafit, digunakan sebagai bahan pembuat isi pensil dan minyak pelumas.
b)  Galena, merupakan bijih timbal yang paling penting.
c)  Calkopirit, merupakan bijih tembaga yang paling penting.
d)  Pirit, merupakan sumber belerang dan digunakan sebagai bahan pembuatan asam belerang.
e)  Hematit, merupakan bijih besar yang paling penting.
f)   Magnetit, digunakan untuk membuat magnet.
3.    Mineral-mineral dengan kilapan non-logam dan berwarna tua :

a)  Hematit, sebagai sumber besi.
b)  Khlorit, sebagai mineral sekunder.
c)  Bauksit, sumber aluminium.
d)  Biotit, digunakan untuk bahan pelumas.
e)  Sfalerit, merupakan bijih seng yang penting.
f)  Limonit, digunakan untuk bahan minyak pelumas.
g) Herenblenda, pebentuk batuan beku.
h) Augit, pembentuk batuan beku.
i)  Olivin, digunakan sebagai permata.
j)  Kurondum, sebagai batu delima.
Mineral adalah bahan mentah. Mineral digunakan untuk membuat barang-barang, mulai dari bola lampu sampai bahan baja. Beberapa mineral yang paling bernilai didapatkan dalam bijih. Bijih adalah sumber daya mineral yang ditambang untuk mendapatkan keuntungan. Sebagai contoh, bauksit adalah bijih untuk memperoleh aluminium. Besi diperoleh dan hematif, bauksit dan hematif adalah mineral-mineral logam.
Mineral logam adalah logam atau bijih logam emas, besi, dan aluminium adalah contoh logam. Logam adalah penting, karena banyak sifat-sifat yang bermanfaat. Salah satu adalah ketertempaan, ketertempaan adalah kemampuan dipukuli tanpa pecah. Sifat lain dari banyak logam adalah kelentukan, kelentukan adalah kemampuan ditarik dan direntangkan tanpa petah. Sifat ini memungkinkan logam ditarik menadi kawat.
Semua logam mengahantarkan listrik dan panas. Peralatan listrik dan mesin listrik membutuhkan logam untuk menghantarkan arus listrik. Semua logam mempunyai kilapan logam yang berkilau. Logam-logam yang berkilau, seperi khrom,  sering digunakan untuk dekorasi. Banyak logam yang kuat. Titanium, magnesium, dan aluminium adalah logam-logam yang kuat tetapi ringan. Sifat itu membuat jenis logam tersebut digunakan sebagai pembuatan pesawat terbang.
Berdasarkan uraian diatas, logam adalah unsur yang mempunyai kilapan metalik, ketertempaan, kelentukan, dan yang menghantarkan listrik serta panas. Mineral-mineral non-logam yang indah adalah permata. Permata adalah mineral yang indah, jarang, bernilai, dan bertahan lama. Permaa digunakan sebagai perhiasan. Permata yang paling jarang dan paling bernilai disebut permata mulia. Beberapa contohnya adalah intan, delima, jamrud, dan nilam. Permata semi-mulia adalah permata yang agak jarang dan kurang bernilai. Misalnya batu giok.
Selain itu, ada tambahan dari blog teman penjelasan untuk sumber daya yang tidak dapat diperbaharui yang berupa mineral :
a. Tanah Liat

Tanah Liat adalah tanah yang mengandung lempung (65%), butir-butirnya sangat halus, sehingga rapat dan sulit menyerap air. Tanah liat banyak terdapat di dataran rendah di Pulau Jawa dan sumatera.
Tanah liat dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan gerabah.

b. Kaolin

Kaolin terbentuk dari pelapukan batuan granit. Batuan ini banyak terdapat di daerah sekitar pegunungan di sumatera. Kaolin banyak dipakai sebagai bahan pengisi (filler), pelapis (coater), barang-barang tahan api dan isolator. Kaolin juga dipakai pada proses pembuatan keramik, obat, melapisi kertas, sebagai bahan tambahan makanan, odol, sebagai bahan menyebarkan sinar di bola lampu pijar agar berwarna  putih, serta sebagai bahan kosmetik.

c. Gamping (Batu Kapur)

Batu kapur terbentuk dari pelapukan sarang binatang karang. Potensi batu kapur di Indonesia sangat besar dan tersebar hampir merata di seluruh kepulauan Indonesia. Sebagian besar cadangan batu kapur Indonesia terdapat di Sumatera Barat. Beberapa daerah lain yang merupakan penghasil utama batu kapur adalah Jawa Timur. Berbagai wilayah di daerah ini antara lain Pacitan, Trenggalek, Tulungagug, Ponorogo, ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Nganjuk, Jember, Bondowoso,Banyuwangi, Bangkalan, Sampang, pamekasan, Sumenep dan Gresik. Bahkan di wilayah provinsi Jawa Timur sendiri, potensi yang saat ini masih tersedia adalah sebesar ±1.259.438.298 M³. Selanjutnya di wilayah Kalimantan, potensi batuan gamping atau batuan kapur ini yang terbesar adalah di provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur ( http://edukasi.kompasiana.com).


d. Pasir Kuarsa

Pasir Kuarsa terbentuk dari pelapukan batu-batuan yang hanyut lalu mengendap di daerah sekitar sungai, pantai, dan danau. Pasir kuarsa banyak terdapat di Banda Aceh, Bangka, Belitung dan Bengkulu. Cadangan pasir kuarsa terbesar terdapat di Sumatera Barat, potensi lain terdapat di Kalimantan Barat, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Pulau Bangka dan Belitung ( http://www.purewatercare.com ).
Manfaat pasir kuarsa atau biasa disebut Pasir Silika (SiO2) antara lain adalah
untuk menghilangkan kandungan lumpur atau tanah dan sedimen pada air minum atau air tanah atau air PDAM atau air gunung pada industri pengolahan air. Sebagai bahan baku utama dalam industri gelas kaca, semen, tegel, mosaik keramik, bahan baku fero silikon, silikon carbide bahan abrasit (ampelas dan sand blasting).  Sebagai bahan ikutan dalam industri cor, industri perminyakan dan pertambangan, bata tahan api (refraktori), dan lain  sebagainya  ( http://www.purewatercare.com ).

e. Pasir Besi

Pasir Besi adalah batuan pasir yang banyak mengandung zat besinya. Pasir besi banyak terdapat di Pantai Cilacap, Jawa Tengah. Pasir besi selain digunakan untuk industri logam besi, juga telah banyak dimanfaatkan pada industri semen dan bahan dasar tinta kering (toner) pada mesin fotokopi dan tinta laser, bahan utama untuk pita kaset, pewarna serta campuran (filter) untuk cat, bahan dasar untuk industri magnet permanent (http://www.lumajang.go.id).

f. Marmer/Batu Pualam

Marmer/batu pualam adalah batu kapur yang telah berubah bentuk dan rupanya sehingga merupakan batuan yang sangat indah setelah digosok dan dilicinkan. Marmer banyak terdapat di Trenggalek, JawaTimur dan daerah Bayat Jawa Tengah.

g.  Batu Aji/Batu Akik

Batu aji/batu akik adalah batuan atau mineral yang cukup keras. Warna batu akik bermacam-macam, antara lain merah, hijau,biru,ungu,putih,kuning, dan hitam. Batu ini digunakan untuk perhiasan dan banyak terdapat di daerah pegunungan dan di sekitar aliran sungai.

h. Bauksit

Bauksit di Indonesia banyak terdapat di Pulau Bintan dan Riau.Bauksit dari Bintan diolah di Sumatera utara di Proyek Asahan.Proyek Asahan juga merupakan pusat tenaga air terjun di sungai Asahan.

i. Timah

Daerah-daerah penghasil timah di Indonesia adalah Pulau Bangka, Belitung,dan Singkep yang menghasilkan lebih dari 20% produksi timah putih dunia. Di Muntok terdapat pabrik peleburan timah.Ada dua macam timah yaitu timah primer dan timah sekunder (aluvial). Timah primer adalah timah yang mengendap pertama kali pada batuan granit. Timah sekunder (aluvial) adalah endapan timah yang sudah berpindah dari tempat asalnya akibat proses pelapukandan erosi.

j. Nikel

Nikel terdapat di sekitar Danau Matana, Danau Towuti, dan di Kolaka (Sulawesi Selatan).

k. Tembaga

Tembaga terdapat di Tirtomoyo dan wonogiri (Jawa Tengah), Muara Sipeng (Sulawesi) dan Tembagapura (Papua/Irian Jaya)

l. Emas dan perak

Emas dan Perak merupakan logam mulia. Pusat tambang emas dan perak terdapat di daerah-daerah berikut:
•    Tembagapura di Papua (Irian Jaya)
•    Batu hijau di Nusa Tenggara Barat
•    Tasikmalaya dan Jampang di Jawa Barat
•    Simao di Bengkulu
•    Logos di Riau
•    Meulaboh di Naggroe Aceh Darusalam

m. Belerang

Belerang terdapat di kawasan Gunung Talaga Bodas (Garut) dan di kawah gunung berapi, seperti di Dieng (Jawa Tengah)

n. Mangaan

Belerang terdapat di Kliripan (Daerah Istimewa Yogyakarta), Pulau Doi (Halmahera), dan Karang nunggal (sebelah selatan Tasikmalaya)

o. Fosfat

Fosfat terdapat di cirebon, Gunung Ijen dan Banyumas (fosfat hijau.

p. Besi

Di dalam temperatur tinggi,bijih besi dicampur dengan kokas dan besi tua. Percampuran diatur sedemikian rupa, sehingga proses pembakarannya merata. Kotoran dalam bijih besi dapat di hilangkan dengan jalan reduksi (mengambil unsur oksigen dari biji besa). Prases pembakaran dalam suhu tinggi menghasilkan cairan. Kemudian cairan tersebut dicetak dalambentuk tertentu. Besi baja adalahbesi yang kandungan / campuran karbonya rendah.

q. Mika

Mika terdapat di Pulau Peleng, Kepulauan Banggai di Sulawesi Tengah
B. MINYAK BUMI DAN GAS ALAM


Minyak dan gas alam adalah campuran senyawa hidrokarbon, yang tersusun dari sebagian besar karbon dan hidrogen, dengan sejumlah kecil belerang, nitrogen, dan unsur-unsur lainnya. Hidrogen ini tidak mirip dengan hirokarbon dalam tumbuhan dan tanaman laut atau darat. Namun banyak molekul yang akan dihasilkan jika molekul-molekul organik (misalnya khlorofil) yang terpecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Oleh karena itu, minyak dan gas bumi diduga secara tidak langsung berasal dari sisa-sisa organisme hidup.
Sisa-sisa dari berbagai bentuk tumbuhan dan binatang laut yang hidup jutaan tahun yang lalu tertimbun dalam lumpur dan pasir dibawah air laut. Semuanya tidak hanya membantu terbentuknya batuan sedimen, tetapi juga membantu terbentuknya endapan minyak bumi dan gas alam saat ini. Tekanan besar dan kerja bakteri membantu proses pembentukan endapan minyak bumi dan gas alam dari sisa-sisa tumbuhan dan binatang tersebut.
Bilamana air laut tidak lagi menyelubungi endapan-endapan tersebut, minyakm bumi dan gas tetap menggenangi batas-batas batuan dibawah permukaan bumi. Minyak tersimpan dalam ruang pori-pori antara butiran-butiran pasir dalam batuan batu pasir. Bilamana batuan pasir berisi air, minyak bumi akan bergerakkebagian atas lapisan batuan berair. Minyak bumi cenderung naik ke atas jika tercampur dengan air. Gerakan minyak bumi ke atas ini berlanjut sampai minyak bumi tercebak dan mulai terkumpul genangan minyak bumi. Suatu tempat berkumpulnya minyak bumi di bawah tanah disebut cebakan minyak bumi.
Unsur-unsur utama cebakan minyak bumi adalah batuan berpori dan parmeabel yang mengandung hidrokarbon, batuan diatas merintangi minyak dan gas agar tidak bergerak ke atas, dan susunan geometrisnya membentuk tempat yang cekung ke bawah.


C. BATUBARA


Batubara tidak tersusun dari mineral-mineral seperti batuan sedimen lainya, melainkan tersusun dari bahan yang dapat terbakar dan berasal dari bahan yang dapat tebakar dan berasal dari pembusukan bagian dari tumbuh-tumbuhan.
Proses pembentukan batubara mulai dengan kumpulan sisa-sisa tumbuhan dalam suatu rawa. Kumpulan ini dikenal sebagai gambut, yaitu suatu endapan lunak mirip bunga karang yang berwarna kecoklatan dengan struktur tumbuhan yang dapat dikenal dengan mudah. Dalam perjalan waktu dan karena tekanan yang dihasilkan oleh penimbunan serta kadang-kadang oleh gerakan tanah, materi organik tersebut berubah secara perlahan menjadi batubara.
Selama proses ini persentase karbon bertambah selama hidrokarbon yang mudah menguap dan air yang dipaksa keluar dari endapan itu. Batubar diurutkan menurut persentase karbon yang dikandung. Gambut, dengan jumlah karbon yang paling sedikit, adalah urutan pertama; kemudian menjadi lignit atau batubara coklat, bituminus atau batubara lunak, dan akhirnya antrasit atau batubara keras. Antrasit merupakan batubara yang mengandung persentase karbon yang palng tinggi

Dongeng : Dewi Luing Indung Bunga

 
Dibawah ini adalah dongeng yang berhubungan dengan bencana alam
 
Kalimantan merupakan pulau terbesar di Indonesia, yang terdiri dari hamparan hutan belantara. Hamparan hutan tersebut mengandung berbagai macam kekayaan alam, baik flora maupun fauna. Di sana, hidup berbagai jenis hewan dan tumbuhan secara bebas. Hamparan hutan tersebut merupakan bagian penting bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya, karena mereka sangat tergantung pada hutan tersebut. Oleh karena itu, mereka harus menjaga dan memeliharanya dengan baik agar ketergantungan terhadap hutan tersebut tetap terus berlangsung. Caranya adalah dengan tidak menebang hutan secara semena-mena. Setelah penebangan hutan dilakukan, hendaknya hutan tersebut segera ditanami kembali, agar bekas penebangan itu tidak menyisakan lahan kering yang akan mengakibatkan terjadinya bencana.

Konon, di daerah sekitar Hulu Sungai Selatan (sekarang menjadi nama kabupaten), tepatnya di Kampung Datar, Kecamatan Telaga Langsat, Kalimantan Selatan, pernah berdiri beberapa perkampungan. Penduduk kampung tersebut suka bertindak semena-mena. Mereka sering menebang

hutan yang ada di sekitarnya tanpa menanaminya kembali. Akibatnya, beberapa tahun kemudian alam di sekitarnya menjadi rusak dan akhirnya mereka ditimpa bencana kekeringan. Hutan yang awalnya terhampar subur di sepanjang tepi sungai, berubah menjadi meranggas. Hewan-hewan penghuni hutan itu mati kehausan. Di mana-mana terjadi kelaparan, karena pertanian mereka gagal panen. Penyakit pun semakin merajalela. Bahkan banyak penduduk yang meninggal. Kehidupan di negeri di tepian Hulu Sungai Selatan itu sangat memilukan. Dapatkah bencana tersebut berakhir? Bagaimana cara mereka mengatasi bencana tersebut? Ingin tahu jawabannya? Ikuti kisahnya dalam Dewi Luing Indung Bunga berikut ini.

* * *

Alkisah pada zaman dahulu di daerah Kalimantan Selatan pernah berdiri beberapa perkampungan yang saling berdekatan. Para penduduknya sering menebang hutan tanpa menanaminya kembali hingga alam menjadi rusak. Mereka juga sering bertengkar, saling menyakiti, suka merampas hak milik orang lain, dan gemar berfoya-foya.

Beberapa tahun kemudian daerah itu ditimpa bencana kekeringan. Sudah enam bulan hujan tidak turun. Di mana-mana debu beterbangan dan tanah mulai pecah-pecah. Hutan yang dulu subur menghijau, kini pepohonan berubah menjadi meranggas. Hewan penghuni hutan banyak yang mati kehausan. Demikian pula ternak penduduk. Mata air yang ada di kaki bukit mulai mengering dan hanya mengeluarkan tetesan air. Padahal mata air itu merupakan satu-satunya sumber air yang mengairi tanah pertanian mereka. Akibatnya, mereka gagal panen.

Penduduk yang tinggal di tepi sungai pun mulai gelisah. Air bersih semakin sulit didapatkan. Persediaan makanan pun semakin menipis. Di mana-mana terjadi kelaparan. Penyakit juga merajalela. Pemandangan yang terlihat di dusun-dusun sangat menyedihkan. Anak-anak menangis kelaparan, sementara orang tua duduk tak mampu bekerja karena lapar. Setiap hari terdengar berita kematian. Kehidupan penduduk di tepian sungai tersebut sangat memilukan. Salah satu kampung yang paling parah tertimpa musibah adalah Kampung Datar. Kampung Datar terletak tepat di antara pegunungan yang tanahnya mendatar. Kampung ini dipimpin oleh Datu Beritu Taun yang arif, bijaksana, dan bertanggungjawab. Karena sifat baiknya, Datu Beritu Taun diangkat menjadi pimpinan dari datu-datu yang ada di kawasan tersebut.

Datu Beritu Taun mempunyai dua orang anak, satu laki-laki dan satu perempuan. Anak laki-lakinya bernama Antun Kumara Sukma, sedangkan anak perempuanya bernama Dewi Luing Indung Bunga. Antun adalah pemuda yang gagah berani, berbudi baik, dan santun. Dewi Luing Indung Bunga berparas cantik dan halus budi pekertinya. Keduanya adalah anak yang patut dibanggakan. Datu Beritu Taun dan isterinya, Diang Serunai, sangat mencintai kedua anak mereka.

Suatu hari, Datu Beritu Taun mengumpulkan seluruh datu untuk bermusyawarah. “Saudara-saudaraku, kita berkumpul untuk mencari jalan keluar dari masalah kita bersama,“ Datu Beritu Taun membuka percakapan. “Maaf Datu Beritu! Sepertinya masalah yang kita hadapi ini dapat diatasi jika kita membuka perkampungan baru,” usul salah seorang datu. “Maaf Datu! Kalau menurut saya, bagaimana kalau kita menggali sumber-sumber air saja?” usul seorang datu lainnya. Datu Beritu dan beberapa datu lainnya yang hadir di majelis itu sepakat dengan pendapat yang kedua. Akhirnya mereka memutuskan akan menggali sumber-sumber air.

Keesokan harinya, Datu Beritu Taun mengumpulkan seluruh penduduk dari berbagai dusun untuk menggali sumber air yang kering dan mencari sumber air baru. Penduduk terbagi ke dalam beberapa kelompok. Ada yang sibuk menggali sumber air yang sudah ada sebelumnya. Adapula yang sibuk membuat sumber air yang baru. Berhari-hari mereka bekerja keras, namun mata air itu tetap kering.

Akhirnya penduduk putus asa dan berhenti menggali. Para tetua kampung kemudian mengajak para penduduk untuk berdoa meminta hujan. Masyarakat telah bertaubat dan menyerahkan nasib mereka sepenuhnya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Setiap hari dan setiap malam mereka terus berdoa, namun hujan belum juga turun. Mereka pun mulai berputus

asa. Di saat penduduk berputus asa, Datu Beritu Taun terus berdoa. Setiap malam ia selalu duduk di kamarnya dan berdoa memohon kesejahteraan bagi rakyatnya. Hingga larut malam datu terus berdoa tanpa kenal lelah.

Suatu malam, karena kelelahan, Datu Beritu tertidur ketika tengah berdoa. Dalam tidurnya ia bermimpi bahwa negerinya akan makmur kembali jika ada salah satu gadis suci yang rela berkorban untuk

negerinya. Selesai bermimpi, datu langsung terjaga dan berdoa kembali, “Ya, Tuhan. Terima kasih atas petunjuk-Mu.”

Keesokan harinya, Datu Beritu mengumpulkan warganya untuk memberitahukan perihal mimpinya. Setelah mendengar penuturan Datu Beritu Taun, satu persatu warga kembali ke rumahnya. Para orang

tua bermusyawarah dengan anak gadisnya mengenai mimpi Datu Beritu Taun. Namun, tak seorang gadis pun bersedia mengorbankan dirinya untuk negeri. Demikian pula sebaliknya, para orangtua pun tidak rela anak gadisnya mengorbankan diri.

Sudah berminggu-minggu pengumuman itu dikumandangkan, namun tak seorang gadis pun bersedia untuk dikorbankan. Datu Beritu menjadi resah, tetapi tidak putus asa. Setiap hari ia terus berdoa siang dan malam. Bahkan sampai lupa memperhatikan kesehatan dirinya. Ia tidak mau makan. Akhirnya, badan datu menjadi kurus dan lemah. “Maaf, sekarang Abah makan dulu, nanti Abah sakit,” bujuk Dewi

Luing sambil menyuguhkan makanan kepada Abahnya. Namun, datu tidak menghiraukan tawaran Dewi Luing. Ia tetap terus berdoa dan berharap semoga ada gadis yang rela berkorban demi negerinya.

Dewi Luing Indung Bunga dan Antun Kumara Sukma merasa sedih melihat abahnya. Mereka dapat merasakan beban dan tanggung jawab abahnya sebagai pemimpin. Dewi Luing mulai memikirkan nasib

abahnya. “Kaka, Dewi merasa sedih dan prihatin melihat keadaan Abah. Apa yang harus kita lakukan untuk meringankan beban Abah?” tanya Dewi Luing kepada kakanya. “Adingku, kita hanya dapat turut berdoa, semoga ada gadis yang akan merelakan dirinya untuk negeri ini, sehingga bencana ini segera berakhir,” jawab Antun yang juga tidak dapat berbuat apa-apa.

Pada suatu malam, Dewi Luing tak dapat memejamkan matanya. Pikirannya menerawang memikirkan nasib abahnya dan penderitaan penduduk. Hatinya yang halus tidak tega melihat hal itu berlarut-larut.

“Ya Tuhan, jika memang harus ada gadis yang merelakan dirinya demi kesejahteraan penduduk, hamba rela,” bisik hati kecil Dewi. Demi keselamatan penduduk di negerinya, ia bertekad untuk mengorbankan

dirinya.

Keesokan paginya, Dewi Luing Indung Bunga berniat menyampaikan maksudnya kepada keluarganya. Ketika Abah, Uma, dan Kakanya telah berkumpul, ia pun mengutarakan keinginannya. “Abah, Ibu, dan

Kaka. Setelah semalaman berpikir, Dewi berketetapan hati akan mengorbankan diri demi kesejahteraan kita bersama,” ucap Dewi mantap.

Mendengar penuturan Dewi, ketiganya sangat terkejut dan bersedih hati. “Benarkah yang kamu katakan itu, anakku?” tanya Abahnya memastikan. “Benar Abah. Dewi sudah bertekad bulat untuk berkorban demi negeri ini,” jawab Dewi menegaskan kepada abahnya. Meskipun sedih akan kehilangan salah satu anggota keluarganya, namun Abah, Uma dan Kakanya tidak bisa berbuat apa-apa. Keputusan Dewi Luing tidak dapat diubah lagi.

Pada hari yang telah ditentukan, berkumpullah seluruh penduduk dari beberapa negeri untuk mengikuti upacara pengorbanan Dewi Luing Indung Bunga. Dengan mantap Dewi Luing berjalan ke tengah arena dan mengucapkan salam perpisahan, “Wahai seluruh penduduk negeri, Dewi ikhlas dengan kematian ini, demi kesejahteraan negeri ini. Semoga kalian hidup damai dan makmur. Jika Dewi mempunyai kesalahan, Dewi mohon dimaafkan.” Setelah itu, Dewi kemudian duduk dan berdoa dengan khusyuk diiringi doa para datu.

Selesai berdoa, tiba-tiba Dewi terjatuh dan meninggal dunia. Bersamaan dengan itu hujan turun dengan deras. Kemarau panjang pun berakhir. Kehidupan bersemi kembali. Kini, Kampung Datar menjadi kawasan subur dan makmur. Kampung Datar ini terletak di Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

* * *

Nilai moral yang terkandung dalam cerita di atas adalah rasa tanggung jawab dan kerelaan berkorban demi orang banyak. Nilai rasa tanggung jawab tercermin pada sifat Datu Beritu Taun yang rela terus berdoa siang dan malam untuk kesejahteraan rakyatnya, meskipun ia harus menahan lapar yang mengakibatkan ia menjadi kurus. Kemudian, nilai kerelaan berkorban dapat tercermin pada sifat Dewi Luing Indung Bunga yang rela mengorbankan nyawanya demi kemakmuran penduduk di Kampung Datar, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.

Adapun hikmah yang dapat dipetik dari cerita di atas adalah bahwa hutan sangatlah penting bagi kelangsungan hidup manusia. Oleh karena itu, kita patut untuk selalu menjaganya agar keseimbangan alam juga selalu terjaga. Jika keseimbangan ini berjalan dengan baik, maka kehidupan manusia juga akan terhindar dari bencana. Jika terjadi bencana alam berarti terjadi ketidakseimbangan atau lebih tepatnya kerusakan eksosistem. Kerusakan ekosistem tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah penebangan hutan secara liar. Apa yang telah dialami oleh Datu Beritu Taun dan rakyatnya pada zaman dahulu, kini juga telah dirasakan oleh masyarakat Kalimantan. Namun, bukan bencana kekeringan yang menimpa mereka, akan tetapi hampir setiap tahun banjir menenggelamkan pemukiman mereka. Hal ini juga disebabkan oleh adanya penebangan hutan secara liar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, tanpa menanaminya kembali.

Oleh karena itu, perlulah kita sadari bahwa memanfaatkan potensi alam dan melestarikannya adalah sebuah keniscayaan bagi manusia, agar kelangsungan hidupnya terus berjalan dan keseimbangan alam pun tetap terjaga. Ini menunjukkan adanya hubungan timbal-balik antara keduanya. Di satu sisi manusia memiliki hak dan kewajiban terhadap alam yaitu memanfaatkan alam sebaik mungkin, sedangan di sisi lain alam membutuhkan keseimbangan ekosistem sehingga dapat melayani keperluan manusia. Hal ini digambarkan dalam sebuah slogan “living in harmony with nature artinya hidup harmoni bersama alam.


Sabtu, 25 Oktober 2014

100 Nama Ilmiah Tumbuhan

1. Pinus mercusii : Pinus 2. Gnetum gnemon : Belinjo 3. Casuarina equisetifolia : Cemara 4. Ficus benjamina : Beringin 5. Artocarpus integra : Nangka 6. Artocarpus communis : Sukun 7. Artocarpus champeden : Cempedak 8. Piper nigrum : Lada 9. Piper betle : Sirih 10. Ricinus communis : Jarak 11. Cananga odorata : Kenanga 12. Annona muricata : Sirsak 13. Annona squamosa : Srikaya 14. Nymphaea lotus : Teratai 15. Nelumbo nucifera : Lotus 16. Raflesia arnoldi : Bunga bangkai 17. Bryophyllum crenata : Cocor bebek 18. Rosa damascena : Mawar 19. Pyrus malus : Apel 20. Pyrus communis : Pir 21. Prunus americana : Abricos 22. Prunus cerasus : Ceri 23. Fragaria vesca : Arbei 24. Mimosa pudica : Putri malu 25. Leucaena glauca : Lamtoro 26. Pitcellobium lobatum : Jengkol 27. Soja max : Kedelai 28. Phaseolus radiatus : Kacang hijau 29. Phaseolus vulgaris : Buncis 30. Pisum sativum : Kapri 31. Myrtus communis : Penghasil mirtol 32. Eugenia aromatica : Cengkeh 33. Eugenia malacensis : Jambu air. 34. Psidium guajava : Jambu biji 35. Carica papaya : Pepaya 36. Camellia sinensis : The cina 37. Ceiba pentandra : Kapuk randu 38. Durio zibethinus : Durian 39. Gossypium herbaceum : Kapas 40. Hibiscus tiliaceus :Waru 41. Hibiscus rosa-sinensis : Kembang sepatu 42. Averrhoe carambola : Belimbing lingir 43. Averrhoe bilimbi : Belimbing wuluh 44. Cucurbita muschata : Waluh 45. Lagenaria leuchanta : Labu air 46. Luffa acutangula : Ceme,oyong 47. Citrullus sativus : Semangka 48. Citrus sp : Jeruk 49. Solanum tuberosum : Kentang 50. Solanum melongena : Terung 51. Capsicum annuum : Cabai 52. Ipomea batatas : Ketela rambat 53. Ipomea reptans : Kangkung 54. Coleus tuberosum : Kentang hitam 55. Ocimum basilicum : Kemangi 56. Hydrilla verticillata : Tumbuhan kolam 57. Ananas sativus : Nanas 58. Allium ascalonicum : Bawang merah 59. Allium sativum : Bawang putih 60. Aloe vera : Lidah buaya 61. Pleomele angustifolia : Daun suji 62. Cyperus rotundus : Rumput teki 63. Cumbopogon nardus : Sereh 64. Saccharum oficinarum : Tebu 65. Oryza sativa : Padi 66. Triticum aestivum : Gandum 67. Zea mays : Jagung 68. Musa paradisiaca : Pisang 69. Alpinia galaga : Laos 70. Curcuma domestica : Kunyit 71. Zingiber oficinale : Jahe 72. Canna indica : Bunga tasbih 73. Dendrobium crumenatum : Anggrek merpati 74. Phalaenopsis amabilis : Anggrek bulan 75. Areca catechu : Pinang 76. Arenga pinnata : Aren 77. Cocos nucifera : Kelapa 78. Elaeis guinensis : Kelapa sawit 79. Phoenix dactilyfera : Kurma 80. Anthurium crystallinum : Kuping gajah 81. Colocasia esculenta : Keladi/talas 82. Bromelia pingiun : Penghasil serabut 83. Mimosa invisa : Putri kejut 84. Codieum variegatum : Puring 85. Hevea brasiliensis : Penghasil karet 86. Sauropus androgynus : Katu 87. Ficus religiosa : Pohon bodi 88. Ficus glomerata : Pohon lo 89. Castiloa elastica : Penghasil karet 90. Casuarina junghuhniana : Cemara 91. Pinus silvestris : Pinus 92. Equisetum debile : Paku ekor kuda 93. Selaginella wildenowii : Paku rane 94. Lycopodium clavatum : Paku kawat 95. Marsilea crenata : Paku semanggi 96. Alsophila glauca : Paku tiang 97. Asplenium nidus : Paku sarang burung 98. Adiantum cuneatum : Suplir 99. Salvinia natans : Paku sampan 100. Platycerium bifurcatum : Paku tanduk rusa

100 Nama Ilmiah Hewan

1. Sus scrofa : Babi liar di Eropa 2. Choeropsis liberiensis : Kuda Nil pigmi Afrika 3. Rhinocheros sondaicus : Badak ujung kulon 4. Cepra aegrasus : Kambing 5. Bos sondaicus : Banteng 6. Bos indicus : Sapi india 7. Canis lupus : Serigala eropa 8. Helarctos malayanus : Beruang madu 9. Felis leo : Macan afrika 10. Panthera tigris : Macan asia 11. Delphinus delphis : Lumba-lumba 12. Berardius bairdii : Paus berparuh raksasa 13. Nasalis larvatus : Bekantan kalimantan 14. Sympalangus syndactylus : Gibon/siamang 15. Pteropus sp : Kalong 16. Eptecicus sp : Kelelawar coklat 17. Marcopus cangaroo : kanguru australia 18. Thylogale bruijni : Kanguru irian 19. Ornithorhynchus anatinus : Platipus 20. Cygnus sp : Angsa 21. Dendrocigna javanica : Belibis 22. Leucopsar rothschildi : Jalak 23. Gracula religiosa : Beo 24. Paradisiea apoda : Cendrawasih 25. Pycnonotus aurigaster : Ketilang 26. Geopelia striata : Perkutut 27. Streptopelia chinensis : Tekukur 28. Columba livia : Merpati 29. Gallus gallus banleiva : Ayam hutan 30. Meghacephalon maleo : Maleo sulawesi utara 31. Meleagris gallopavo : Ayam turki 32. Struthio camelus : Burung unta 33. Crocodylus americanus : Buaya 34. Alligator sp : Buaya 35. Mabouya multifasciata : Kadal 36. Chameleon chameleon : Bunglon 37. Varamus komodoensis : Komodo 38. Lampropeltis bovlii : Ular belang 39. Naya tripudont : Ular kobra 40. Python molurus : Ular sawah 41. Sphenodon punctatum : Tuatara 42. Chelonia mydas : Penyu hijau 43. Chelonia imbricata : Penyu besar 44. Rana sp : Katak 45. Polypedates leucomystax : Katak pohon 46. Bufo marinus : Katak besar 47. Cryptobranchus : Salamander di sungai 48. Hynobius : Salamander daratan asia 49. Hippocampus kuda : Kuda laut 50. Clarias batrachus : Ikan lele 51. Cyprinus carpio : Ikan mas 52. Chanos chanos : Ikan bandeng 53. Channa striata : Ikan gabus 54. Osphronemus gouramy : Gurami 55. Oreochromis mossambicus : Ikan mujair 56. Lutjanus argentimaculatus : Ikan kakap merah 57. Spyrna tudes : Hiu martil 58. Dasyatis sabina : Ikan pari 59. Squalus achantias : Hiu berkepala anjing 60. Bubalus quarlesi : Anoa 61. Euplectella : Pena laut 62. Physalia pelagica : Ubur-ubur api 63. Aurelia aurita : Ubur-ubur 64. Metridium marginatum : Mawar laut 65. Tubifora musica : Karang suling 66. Fasciola hepatica : Cacing hati 67. Taenia saginata : Cacing pita 68. Ascarisa lumbricoides : Cacing perut manusia 69. Enterobius vermicularis : Cacing kremi 70. Loa loa : Cacing mata pada manusia 71. Lumbriscus terrestris : Cacing tanah di eropa 72. Tubifex sp : Cacing air tawar 73. Hirudo medicinalis : Lintah air tawar 74. Haemadipsa javanica : Pacet di darat 75. Achatina fulica : Bekicot 76. Limnea javanica : Siput air tawar 77. Loligo pealii : Cumi-cumi 78. Sepia oficinalis : Sotong 79. Octopus vulgaris : Gurita 80. Octopus bairdii : Gurita merah 81. Pinctada margaritifera : Tiram mutiara 82. Pepanus sp : Udang windu 83. Panulirus argus : Lobster/udang besar 84. Portunus sexdentatus : Kepiting 85. Birgus latro : Ketam kenari 86. Paratelphusa maculata : Yuyu 87. Heteropoda venatoria : Laba-laba pemburu 88. Loxosceles reclusa : Laba-laba beracun 89. Lepisma : Kutu buku 90. Archotermopsis : Rayap/laron 91. Anax imperator : Sibar-sibar raja 92. Cimex : Kutu busuk 93. Leptocorisa acuta : Walang sangit 94. Drosophila melanogaster : Lalat buah 95. Periplaneta americana : Kecoak 96. Acheta domestica : Jengkrik 97. Musca domestica : Lalat rumah 98. Pteroptyx malacca : Kunang-kunang 99. Monomorium monomorium : Semut 100. Apis indica : Lebah madu

Jumat, 31 Januari 2014

Contoh pidato Maulid Nabi Muhammad SAW

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillahirabbil alamin, washolatu wasalamu ala asyrafil anbiya’ wal mursalin, wa’ala alihi washohbihi ajma’in. Amma ba’du

Yang terhormat...

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, hidayah dan inayah-Nya kepada kita semua, sehingga kita masih diberi kesempatan untuk bersilaturahmi dalam keadaan sehat wal afiat. Sholawat dan salam mari kita panjatkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, semoga beliau senantiasa di tempatkan oleh Allah di sisi-Nya sebagai umat yang memperoleh derajat yang paling tinggi di akhirat, Amin.

........................................................................

untuk contoh pidato selengkapnya klik :

format file : docx

Senin, 27 Januari 2014

Makalah "MACAM MACAM ALIRAN SENI RUPA"

Seni Rupa itu mempunyai banyak aliran di dalamnya, beberapa aliran seni rupa itu antara lain adalah

1.  Naturalisme
Naturalisme merupakan corak atau aliran dalam seni rupa yang berusaha melukiskan sesuatu obyek sesuai dengan alam (nature). Obyek yang digambarkan diungkapkan seperti mata melihat. Untuk memberikan kesan mirip diusahakan bentuk yang persis, ini artinya proporsi, keseimbangan, perspektf, pewarnaan dan lainnya diusahakan setepat mungkin sesuai mata kitamelihat.
...............................
2.Realisme
...............................
3.Romantisme
...............................
4.Impressionisme
...............................
5.Ekspresionisme
...............................
6.Kubisme
...............................
7.Fuvisme
...............................
8.Dadaisme
...............................
9.Futurisme
...............................
10. Surrealisme
...............................
11. Abstraksionisme
...............................
12. Pop Art (Popular Art)
...............................
13. Seni Instalasi
...............................


Makalah  tersusun rapi lengkap dengan gambar silahkan langsung sedot aja klik :

format file : docx


Pencarian :  makalah, artikel, kliping, seni rupa, tugas sekolah


Minggu, 26 Januari 2014

Makalah "Bahaya Zat Adiktif"

Jika kamu mengonsumsi zat aditif zat adiktif buatan pada makanan dalam jumlah berlebih dan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan gangguan-gangguan kesehatan antara lain :

Nama zat pengawet dan Penyakit yang ditimbulkan:
1.
Formalin 
Kanker paru-paru, gangguan pada alat pencernaan, penyakit jantung dan merusak sistem saraf.
     Ciri makanan berformalin:

- Mi basah berformalin: Tidak lengket, lebih mengilap, tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar, dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 derajat celsius).
................................................


 untuk makalah selengkapnya klik :

format file : docx

Makalah "Dampak Negatif Bioteknologi"


Bioteknologi seperti juga yang lain, mengandung resiko akan dampak negatif. Timbulnya dampak yang merugikan terhadap keanekaragaman hayati disebabkan oleh potensi terjadinya aliran gen ketanaman sekerabat atau kerabat dekat. Di bidang kesehatan manusia terdapat kemungkinan produk gen asing, seperti gen cry dari Bacillus thuringiensis maupun Bacillus sphaeericus , dapat menimbulkan reaksi alergi pada tubuh manusia, perlu .................

 untuk makalah selengkapnya klik :

format file : docx

KUMPULAN FUNGSI KOMBINASI TOMBOL KEYBOARD


NAMA KOMBINASI TOMBOL
FUNGSI
1. CTRL+C

(Copy)
2. CTRL+X
(Cut)

3. CTRL+V

(Paste)
4. CTRL+Z

(Undo)
5. DELETE
(Delete)
SHIFT+DELETE

(menghapus permanen)


Tersedia 100 jenis kombinasi tombol keyboard Windows, untuk lebih lengkapnya klik :

format file : docx

















Sabtu, 25 Januari 2014

Dongeng Bahasa Inggris 'Fox and The Eagle"



Fox and The Eagle


The pact was made between the cunning fox and eagle. It was decided that the eagle will fly and track preys sleeping in their house while the fox will come and kill them. The meats will be shared equally between the two. It became easier for both now to have wholesome diet everyday until fox thought, he need to have more share as it is him who is actually making more efforts in killing the preys.

Next time when the eagle tracked a prey, fox refused to kill and asked eagle to first promise that he will be happy with whatever share fox gives him. Eagle unwillingly accepted. Henceforth, whenever a prey was trapped fox used to have the entire meat and leave little for the eagle.

The unsatisfied eagle now planned to teach a lesson to the fox. One day he saw a trap, made by poachers to catch elephant. The 20 feet deep trench was covered with grasses. The eagle as usual came to fox and said there lays 3 fat rabbits sleeping under the grass. The fox with water in his mouth rushed towards the said place and fall into the trench.


Moral dari cerita dongeng anak ini adalah bahwa kita hidup dalam kebersamaan dan harus saling berbagi dan tidak boleh serakah dengan menindas orang lain.

Cerita dalam Bahasa Inggris, dongeng pendek bahasa inggris, dongeng singkat, cerita singkat

Artikel "Tari Naga" dilengkapi gambar

Tari Naga (karakter sederhana: ; karakter tradisional: 舞龍; pinyin: wǔ lóng) atau disebut juga Liang Liong di Indonesia adalah suatu pertunjukan dan tarian tradisional dalam kebudayaan masyarakat Tionghoa. Seperti juga Tari Singa atau Barongsai, tarian ini sering tampil pada waktu perayaan-perayaan tertentu. Orang Tionghoa sering menggunakan istilah 'Keturunan Naga'(龍的 傳人 atau , lóng de chuán rén) sebagai suatu simbol identitas etnis.

Dalam tarian ini, satu regu orang Tionghoa memainkan naga-nagaan yang diusung dengan belasan tongkat. Penari terdepan mengangkat, menganggukkan, menyorongkan dan mengibas-kibaskan kepala naga-nagaan tersebut yang merupakan bagian dari gerakan tarian yang diarahkan oleh salah seorang penari. Terkadang bahkan kepala naga ini bisa mengeluarkan asap dengan menggunakan peralatan pyrotechnic.
Para penari menirukan gerakan-gerakan makhluk naga ini --- berkelok-kelok dan berombak-ombak. Gerakan-gerakan ini secara tradisional melambangkan peranan historis dari naga yang menunjukkan kekuatan yang luar biasa dan martabat yang tinggi. Tari naga merupakan salah satu puncak acara dari perayaan Imlek di pecinan-pecinan di seluruh dunia.
Naga dipercaya bisa membawa keberuntungan untuk masyarakat karena kekuatan, martabat, kesuburan, kebijaksanaan dan keberuntungan yang dimilikinya. Penampilan naga terlihat menakutkan dan gagah berani, namun ia tetap memiliki watak yang penuh kebajikan. Hal-hal inilah yang pada akhirnya menjadikannya lambang lencana untuk mewakili kekuasaan kekaisaran.

Tari Naga yang ditarikan pada acara Grebeg Sudiro di Surakarta, Indonesia
Tari Naga ini berasal dari zaman Dinasti Han (tahun 180-230 SM) dan dimulai oleh orang-orang Tionghoa yang memiliki kepercayaan dan rasa hormat yang besar terhadap naga. Dipercaya bahwa pada mulanya tarian ini adalah bagian dari kebudayaan pertanian dan masa panen, disamping juga sebagai salah satu metode untuk menyembuhkan dan menghindari penyakit. Tarian ini sudah menjadi acara populer di zaman Dinasti Sung (960-1279 M) dimana acara ini telah menjadi sebuah kebudayaan rakyat dan, seperti barongsai, sering tampil di perayaan-perayaan yang meriah.
Sejak semula naga-nagaan dalam Tari Naga ini dibuat dengan menggabungkan gambaran-gambaran dari berbagai hewan yang lumrah ditemui. Kemudian naga kaum Tionghoa ini berkembang menjadi sebuah makhluk dunia dongeng yang dipuja dalam kebudayaan Tionghoa. Bentuk fisiknya merupakan gabungan dari bagian fisik berbagai hewan, diantaranya tanduk dari rusa jantan, telinga dari banteng, mata dari kelinci, cakar dari harimau dan sisik dari ikan ---semuanya melengkapi tubuhnya yang mirip dengan tubuh ular raksasa. Dengan ciri-ciri ini, naga dipercaya sebagai makhluk amfibi dengan kemampuan untuk bergerak di tanah, terbang di udara dan berenang di laut ---memberikan mereka peranan sebagai penguasa langit dan hujan.
Para kaisar di Cina kuno menganggap diri mereka sendiri sebagai naga. Oleh karenanya naga dijadikan lambang dari kekuasaan kekaisaran. Ia melambangkan kekuatan magis, kebaikan, kesuburan, kewaspadaan dan harga diri.
Tari Naga saat ini adalah sebuah karya penting dalam kebudayaan dan tradisi Tionghoa. Tarian ini telah tersebar di seluruh Cina dan seluruh dunia. Karya ini menjadi sebuah pertunjukan seni khusus Tionghoa, melambangkan kedatangan keberuntungan dan kemakmuran dalam tahun yang akan datang bagi semua manusia di bumi.
Berdasarkan catatan sejarah, berlatih seni ilmu bela diri Cina sangatlah populer dalam periode Chun Chiu. Di waktu-waktu kosong, Tari Naga ini juga diajarkan kepada para pelajar ilmu bela diri untuk menambah semangat. Di zaman Dinasti Ching, kelompok Tari Naga dari propinsi Foochow pernah diundang untuk tampil di istana kaisar di Beijing. Kaisar Ching memuji dan kagum akan keterampilan mereka, sehingga langsung memberikan ketenaran yang luar biasa bagi kelompok Tari Naga ini.









Dikumpulkan dari berbagai sumber